10 Tips & Examples for Creating a Real Estate Listing Brochure

10 Tips & Contoh Membuat Brosur Listing Properti


Brosur daftar real estat adalah alat populer untuk membantu pembeli membandingkan properti perumahan dan komersial.

Banyak agen menggunakan brosur cetak dan digital (atau PDF), atau situs web brosur, untuk membantu klien mereka melihat properti secara sekilas sebelum berkunjung.

Jika Anda seorang agen atau desainer real estat yang mengerjakan brosur listingan, kami telah mengumpulkan beberapa tips dan template awal untuk membantu Anda membuat desain yang akan memukau klien dan membantu menghadirkan properti terbaik.

1. Mulailah dengan Gambar Berkualitas Tinggi

Gunakan foto properti berkualitas tinggi dan profesional untuk menampilkan fitur dan daya tariknya. Pertimbangkan untuk menggunakan perpaduan bidikan interior dan eksterior untuk memberikan tampilan properti yang komprehensif.

Jika foto tidak tajam, jangan gunakan itu. Sebagian besar, foto yang buruk bisa lebih buruk daripada tidak ada gambar. Jika Anda membuat brosur daftar real estat online, pertimbangkan juga video untuk membantu menampilkan fitur terbaik properti.

2. Pikirkan Tentang Navigasi

Saat mendesain brosur daftar real estat, penting untuk mencapai keseimbangan antara menampilkan properti dan memberikan semua informasi yang relevan, sekaligus membuat desain yang menarik secara visual dan mudah dinavigasi.

Navigasi dapat bervariasi tergantung pada berapa banyak halaman yang disertakan desain Anda. Ini mungkin sesuatu yang sederhana seperti header dengan ukuran atau gaya font yang lebih besar atau serumit gaya navigasi multi-tingkat atau daftar isi.

Brosur daftar real estat efektif yang membantu menarik calon pembeli dan menampilkan properti dengan cara terbaik dalam paket yang mudah dinavigasi sehingga calon pembeli dapat segera menemukan apa yang penting bagi mereka.

3. Gunakan Daftar untuk Menampilkan Informasi

Ada banyak informasi yang relevan untuk disertakan dengan daftar real estat. Daftar bisa menjadi cara yang bagus untuk menyorot informasi properti, seperti jumlah kamar tidur dan kamar mandi, ukuran luas, dan fitur atau fasilitas tambahan apa pun.

Selain itu, gunakan bahasa yang jelas dan ringkas untuk mendeskripsikan properti dan fiturnya. Hindari penggunaan jargon atau istilah teknis yang mungkin tidak dipahami oleh calon pembeli.

4. Desain untuk Berbagai Format

Lewatlah sudah hari-hari ketika listing real estate hanya muncul di satu tempat. Anda ingin desain brosur Anda sesuai dengan format yang dapat dikonversi ke semua saluran distribusi modern.

Itu berarti Anda bisa mendesain brosur cetak dan versi digital, brosur situs web, dan elemen brosur untuk dibagikan di media sosial.

5. Menempel Font Sederhana

Gunakan font dan tata letak yang bersih dan mudah dibaca untuk membuat brosur mudah dibaca dan dinavigasi. Gunakan judul dan poin-poin untuk memecah teks dan membuatnya lebih menarik secara visual.

Umumnya, satu atau dua tipografi adalah semua yang Anda butuhkan. Variasi ukuran dan warna dapat membantu Anda menekankan fitur utama rumah, harga, atau ajakan bertindak.

6. Gunakan Elemen Desain yang Konsisten

Elemen desain yang konsisten dapat membuat atau menghancurkan daftar Anda. Gunakan skema warna dan tipografi yang melengkapi properti dan ciptakan tampilan dan nuansa yang kohesif. Elemen-elemen ini juga harus selaras dengan branding agen atau perusahaan real estat Anda.

Selanjutnya, elemen desain lainnya – bentuk, latar belakang, tekstur, atau perawatan foto – harus sama di seluruh brosur. Elemen yang tidak konsisten dapat menciptakan tampilan dan nuansa yang terputus-putus.

Tujuan Anda dengan desain adalah agar orang hanya melihat informasi real estat dan tidak memperhatikan elemen lainnya.

7. Sorot Fitur Unik dengan Gambar

Tekankan fitur unik atau nilai jual properti, seperti kolam renang, halaman luas, atau gaya arsitektur unik dengan gambar tambahan. Fotografi mendetail dapat membantu calon pembeli membayangkan diri mereka di properti lebih jauh lagi.

Pikirkan gambar dalam dua elemen – gambar sudut lebar untuk menampilkan seluruh properti atau ruang terbuka yang besar dan gambar yang lebih kecil dan rapat untuk detail atau fitur khusus.

8. Jauhi Gimmick atau Trik Desain

Kesamaan yang mungkin telah Anda perhatikan di semua contoh di sini adalah bahwa desainnya sederhana. Tidak banyak trik dan gimmicks.

Anda pasti ingin mendesain seperti itu dengan jenis proyek ini karena gambar dan informasi adalah yang membantu membuat atau menghancurkan desain dan pilihan bagi pembeli. Elemen desain yang rumit dan luar biasa tidak akan membantu perjalanan pembeli di sini.

9. Sertakan Peta

Tambahkan peta lokasi properti untuk memberi calon pembeli gambaran tentang area sekitar dan fasilitas atau objek wisata terdekat.

Ada peta sekunder yang juga dapat Anda pertimbangkan untuk daftar real estat: batas properti, denah lantai, atau hak milik (jika ada).

10. Buat Ajakan Bertindak yang Jelas

Dorong pembeli potensial untuk mengambil tindakan dengan menyertakan ajakan bertindak yang jelas di seluruh brosur, seperti mengundang mereka untuk menjadwalkan melihat atau menghubungi agen untuk informasi lebih lanjut. Untuk materi daftar real estat multi-halaman, sertakan ajakan bertindak di setiap halaman.

Banyak agen juga akan menyertakan foto mereka sendiri untuk membantu membangun koneksi dan tautan yang lebih besar dengan calon pembeli. Wajah sambutan dengan undangan untuk menelepon adalah ajakan bertindak yang hangat yang dapat membantu mendorong langkah selanjutnya.

Kesimpulan

Setiap contoh brosur daftar real estat unggulan di sini adalah template yang dapat Anda unduh dan gunakan dari Envato Elements.

Trik untuk menggunakan templat brosur real estat adalah menemukan yang cocok dengan gaya desain Anda dan kemudian menyesuaikannya dengan merek, warna, dan informasi Anda. Ini bisa menjadi cara cepat dan mudah untuk membuat desain, terutama di lingkungan yang bergerak cepat seperti penjualan real estat.



sumber

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *